• PUSBIT SEPAKBOLA " TUNAS PERWIRA "
  • PUSLAT SEPAKBOLA " PUTRA PERWIRA "



           PENANGGUNG JAWAB
           Pengcab PSSI Kabupaten Purbalingga
           Ketua Umum        : H. Tasdi, SH, MM
           Sekretaris Umum : Drs. Sidik Purwanto

                                                                                   PELAKSANA PROGRAM
                                                                                   Bidang Pembinaan & SDM    : Drs. Bambang Sukendro, MSi
                                                                                   Bidang Pembinaan Usia Dini : Imam SR





Adress : Jln. Wirasaba No.1 Purbalingga, Jawa Tengah, Indonesia
Contact person : 081226669442
Email : soccerpusbit@gmail.com



  •  PUSAT PEMBIBITAN SEPAKBOLA " TUNAS PERWIRA "

           Adalah sentra pembinaan sepakbola berbasis pemain usia muda yang diselenggarakan oleh Pengcab PSSI Kabupaten Purbalingga, dan dilaksanakan oleh Bidang Pembinaan & SDM sebagai implementasi dari program kerja Sub Bidang Pembinaan Pemain Usia Dini.

Di tingkat lapangan, pelaksanaan program ini melibatkan klub-klub anggota atau perseorangan yang memiliki komitmen kuat untuk mengabdi dan memajukan persepakbolaan di wilayah Kabupaten Purbalingga. Mereka menjadi ujung tombak yang bersentuhan langsung di lapangan. Konsep seperti ini dikandung maksud sebagai upaya merangsang tanggungjawab terhadap meningkatnya prestasi sepakbola Purbalingga. Berkembangnya prestasi tidak semata-mata ditentukan oleh jajaran Pengcab PSSI, namun oleh sejauh mana peran serta para stakeholder dan pencinta olahraga rakyat ini.

Tugas dan fungsi utama Pusbit adalah : Pemassalan dan Pembibitan. Oleh karenanya, peserta Pusbit adalah anak-anak yang berasal dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi. Untuk menjadi peserta Pusbit, tidak diberlakukan seleksi. Artinya, terbuka bagi siapa saja dapat menjadi peserta, sepanjang yang bersangkutan mempunyai minat. ( Yang utama minat. Bakat bisa digali dan disemai ! )

Prinsip Pembinaan :

  1. Berorientasi kepada penguasaan atau ketrampilan teknik dasar
  2. Merangsang pertumbuhan fisik dan mental secara alamiah. Oleh karenanya, pada kelompok usia tertentu "belum perlu" dibekali latihan fisik atau latihan beban yang berlebihan.
  3. Merangsang munculnya kreatifitas dan inovasi, sehingga anak mampu mengeksplorasi kemampuan bawaan (bakat). Resepnya, buatlah anak-anak itu lebih sering bersentuhan dengan bola.
  4. Latihan diberikan secara bertahap dengan mengacu kemampuan anak. Bermula dari gerakan/teknik yang paling sederhana atau mudah - sedang - sulit. Dari gerakan yang pelan - agak cepat - cepat.
  5. Tidak membosankan. Anak akan tertarik, kerasan, dan fokus, apabila kehadiran mereka di lapangan merasa memperoleh " ilmu " dan " kegembiraan " yang tidak ditemukannya jika berlatih sendiri.
Pembagian Kelompok Usia :
  1. Kelompok Usia 9 - 12 tahun
  2. Kelompok 13 - 15 tahun
  3. Kelompok Usia 16 - 18 tahun
Jumlah dan Lokasi Pusbit :
       
  1. Pusbit TUNAS PERWIRA 1    Lokasi : Kec. Purbalingga kota      Tempat Latihan : Lapangan Karangsentul.
  2. Pusbit TUNAS PERWIRA 2    Lokasi : Kec. Bobotsari                   Tempat Latihan : Lapangan SMU Negeri Bobotsari
  3. Pusbit TUNAS PERWIRA 3    Lokasi : Kec. Kejobong                   Tempat Latihan : Lapangan       

Bibit-bibit pemain terbaik di ladang Pusbit ini selanjutnya diseleksi untuk mengikuti proses pembinaan lebih lanjut di Pemusatan Latihan (Puslat) Sepakbola PUTRA PERWIRA, yang ditangani langsung oleh Sub Bidang Pembinaan Usia Dini. Bibit-bibit pemain di tingkat Puslat ini, hanya berjumlah 22 anak setiap Kelompok Usia. Sehingga pemain yang berada di Puslat hanya berjumlah 66 pemain. Pemain-pemain di tingkat Puslat inilah yang diproyeksikan untuk mengikuti Turnamen Sepakbola Kelompok Usia maupun Kompetisi PSSI seperti Piala Danone (U-12) ; Piala Medco (U-15) ; dan Piala Soeratin (U-18).


  • PEMUSATAN LATIHAN SEPAKBOLA " PUTRA PERWIRA "

             Lokasi Latihan : GOR "Goentoer Daryono, Purbalingga.

             Tugas dan Fungsi utama Puslat : "Pematangan" pemain selaras dengan usianya. Puslat bukan lagi lahan persemaian atau pembibitan. Dan oleh karenanya jumlah peserta dibatasi. Seorang anak/pemain untuk bisa masuk Puslat harus melalui seleksi ketat, dengan kriteria tertentu. Syarat lainya ia harus mengikuti proses pembibitan dan pembinaan lebih dahulu di tingkat Pusbit yang ada di 3 lokasi tadi.

Lebih dari itu, di tingkat Puslat diberlakukan Sistem Promosi-Degradasi. Artinya, seorang anak/pemain yang sudah mengikuti latihan di Puslat  secara periodik akan terus di monitor dan di-evaluasi perkembangan kemampuan teknis, fisik, dan mentalnya (setiap 6 bulan sekali). Apabila seorang anak dinyatakan tidak berkembang dengan baik, maka ia akan dikembalikan ke Pusbit asalnya (degradasi) untuk dibina kembali dan posisinya akan digantikan oleh peserta lain (promosi) yang tentunya anak/pemain tersebut juga berasal dari Pusbit yang ada. Dengan demikian, setiap peserta Pusbit akan berlomba-lomba untuk bisa masuk Puslat. Sebaliknya, anak/pemain yang sudah berada di Puslat tidak boleh berleha-leha karena sewaktu-waktu posisinya bisa diganti oleh peserta lain apabila ia tidak menunjukkan kemajuan yang berarti.

Jadi, Puslat merupakan "sekolah sepakbola" yang diimpikan oleh setiap anak muda yang ingin meniti karir sebagai pemain sepakbola masa depan. Dengan adanya Pusbit dan Puslat ini, sepakbola Purbalingga di masa yang akan datang tidak lagi hobby "meng-import" pemain. Tapi kita tengah berupaya untuk menjadikan Sepakbola Purbalingga yang mandiri bahkan siapa tahu Purbalingga menjadi "produsen" pemain yang teruji. Insya Allah ...


Make a Free Website with Yola.